ovarium
Ovarium Kuda
Kuda mempunyai 2 buah ovaria berbentuk kacang dengan ukuran jauh lebih kecil daripada testis hewan jantan. Ovarium mempunyai facies medialis dan facies lateralis. Ovarium mempunyai 2 ekstremitas, yaitu ext tubaria dan ext uterina. Jarak antara ovarium dan mulut vulva 50-55 cm.
Kuda mempunyai 2 buah ovaria berbentuk kacang dengan ukuran jauh lebih kecil daripada testis hewan jantan. Ovarium mempunyai facies medialis dan facies lateralis. Ovarium mempunyai 2 ekstremitas, yaitu ext tubaria dan ext uterina. Jarak antara ovarium dan mulut vulva 50-55 cm.
Ovarium ruminantia
Ovarium sapi lebih kecil daripada kuda. Dan ovarium kanan biasanya lebih besar daripada yang kiri. Berbentuk oval, tidak mempunyai fossa ovarii. Terletak 40-45 cm dari pintu vulva sebelah luar. Apabila ada corpus luteum, maka lataknya superfisial, sehingga menonjol dan dapat dilihat dari permukaan luar. Corpus luteum berwarana kuning coklat.
Ovarium sapi lebih kecil daripada kuda. Dan ovarium kanan biasanya lebih besar daripada yang kiri. Berbentuk oval, tidak mempunyai fossa ovarii. Terletak 40-45 cm dari pintu vulva sebelah luar. Apabila ada corpus luteum, maka lataknya superfisial, sehingga menonjol dan dapat dilihat dari permukaan luar. Corpus luteum berwarana kuning coklat.
Ovarium babi
Ovarium babi terdapat bursa ovarii, yang terbentuk dari penjuluran mesosalpinx. Berbentuk bulat dan mempunyai hilus yang jelas.
Ovarium babi terdapat bursa ovarii, yang terbentuk dari penjuluran mesosalpinx. Berbentuk bulat dan mempunyai hilus yang jelas.
Ovarium kambing
Pada semua hewan menyusui ovarium
terdapat sepasang di dekat ginjal dimana gonad berada.bagian ovarium yang
terbuka ,artinya tdk melekat pada ligamentum penggantungnya,menghadap abdomen.
Ukuran ovarium tergantung dari
umur dan masa reproduksi hewan betina,pada hewan betina yang sudah beranak,
ovariumnya bisa dua kali besarnya betina dewasa
Uterus
Uterus Sapi
Uterus sapi terdapat sebagian besar di ruang abdomen. Corpus uterinya sangat pendek (3-4 cm), tetapi mempunyai cornua uteri yang panjang (30-40 cm). Tidak seperti pada kuda extremitas abdominalis dari cornua uteri sapi berbentuk corong dan berhubungan dengan tuba uterina.
Uterus Babi
Corpus uteri babi sangat pendek (5cm), tetapi cornua uterinya sangat panjang (1,2-1,5 m), sangat berkelok-kelok dan mudah bergerak di dalam ruang abdomen, sehingga bisa dikelirukan dengan usus halus, cervix uterinya mempunyai panjang 10cm.
Uterus kuda
Pada kuda, sebagian besar ada di dalam cavum
abdominal dan sisanya di ruang cavum pelvis . Sementara pada sapi, babi, dan
anjing ada dalam cavum abdominalis.
Uterus domba
Vagina
Vagina kuda
Vagina terletak horisontal di ruang pelvis, dimulai dari cervix uteri sampai vulva. Berbentuk tubulus sepanjang 15-20cm, dengan diameter 10-12 cm apabila diregang. Di bagian cranial dari vagina terdapat fornix vaginae yang merupakan kantong yang dibentuk oleh portio vaginalis uteri. Di bagian caudal vagina berhubungan dengan vulva.
Vagina kuda
Vagina terletak horisontal di ruang pelvis, dimulai dari cervix uteri sampai vulva. Berbentuk tubulus sepanjang 15-20cm, dengan diameter 10-12 cm apabila diregang. Di bagian cranial dari vagina terdapat fornix vaginae yang merupakan kantong yang dibentuk oleh portio vaginalis uteri. Di bagian caudal vagina berhubungan dengan vulva.
Vagina sapi
Vagina sapi lebih panjang daripada kuda, juga dindignnya lebih tebal. Panjangnya 20-35 cm. Di dinding ventral, diantara tunika muscularis dan selaput lendir terdapat 2 buah saluran Gartner yang bermuara di posterior orificium urethrae externum. Saluran Gartner adalah sisa embrional dari ductus Wolfii.
Placenta
Placenta terdiri dari dua bagian, yaitu placenta foetalis atau allantochorion dan placenta maternalis atau endometrium. Selama beberapa minggu pada permulaan periode embrio kantung kuning telur dan chorion amniotik berfungsi sebagai placenta primitif.
Sapi dan kerbau mempunyai placenta tipe kotiledoner atau tipe multifleks. Pada tipe ini hanya sebagian placenta maternal atau karunkulae endometrial, dan sebgaina allantochorion atau kotiledon yang terletak berhimpitan satu samalain untuk membentuk placentoma mengambil bagian dari fungsi placenta. Karunkulae tersusun dalam 4 lajur, 2 ventral dan 2 dorsal.
Placenta terdiri dari dua bagian, yaitu placenta foetalis atau allantochorion dan placenta maternalis atau endometrium. Selama beberapa minggu pada permulaan periode embrio kantung kuning telur dan chorion amniotik berfungsi sebagai placenta primitif.
Sapi dan kerbau mempunyai placenta tipe kotiledoner atau tipe multifleks. Pada tipe ini hanya sebagian placenta maternal atau karunkulae endometrial, dan sebgaina allantochorion atau kotiledon yang terletak berhimpitan satu samalain untuk membentuk placentoma mengambil bagian dari fungsi placenta. Karunkulae tersusun dalam 4 lajur, 2 ventral dan 2 dorsal.
Placenta difusa:
Villi tersebar merata pada seluruh permukaan luar dari khorion. Blastosis terletak memanjang di dalam rongga uterus. Plasenta semacam ini terdapat pada Babi, Kuda, dan hewan ungulata.
Villi tersebar merata pada seluruh permukaan luar dari khorion. Blastosis terletak memanjang di dalam rongga uterus. Plasenta semacam ini terdapat pada Babi, Kuda, dan hewan ungulata.
Glandula
mammaria
Glandula mammaria (glandula
lactifora) adalah kelenjar susu yang merupakan modifikasi dari kelenjar kulit.
Pada masa embrional, disepanjang garis yang terpancang dari daerah thoracalis
sampai pubis terdapat titik-titik yang akan menjadi papila mamae.
Pada pertumbuhan selanjutnya beberapa titik akan menghilang, sedang sisanya akan tumbuh dengan subur tergantung pada jenis hewannya. Kuda mempunyai sepasang papillae mammae yang terdapat di daerah propubicum. Sapi mempunyai 4 pasang, babi 5-6 pasang, kambing/domba mempunyai 2 pasang. Pada hewan jantan glandula mamaria tumbuh sebagai puting yang rudimenter.
Glandula mamaria terdiri dari corpus mammae dan papilla mammae. Kuda mempunyai 2 atau 3 ductuli lactiferi yang membentuk sphinter dalam sebuah papila mammae. Sapi mempunyai 1 ductus lactiferus. Babi mempunyai 2 ductuli lactiferi, sedang anjing mempunyai 6-12 ductuli lactiferi.
Pada pertumbuhan selanjutnya beberapa titik akan menghilang, sedang sisanya akan tumbuh dengan subur tergantung pada jenis hewannya. Kuda mempunyai sepasang papillae mammae yang terdapat di daerah propubicum. Sapi mempunyai 4 pasang, babi 5-6 pasang, kambing/domba mempunyai 2 pasang. Pada hewan jantan glandula mamaria tumbuh sebagai puting yang rudimenter.
Glandula mamaria terdiri dari corpus mammae dan papilla mammae. Kuda mempunyai 2 atau 3 ductuli lactiferi yang membentuk sphinter dalam sebuah papila mammae. Sapi mempunyai 1 ductus lactiferus. Babi mempunyai 2 ductuli lactiferi, sedang anjing mempunyai 6-12 ductuli lactiferi.
Oleh :
Imam aditya putra
0911311007
Pkh-UB
2065 orang yg lihat ini tak ada satupun yg komentar? hhmm parahh..orang indonraia memang tak pernah bisa menghargai orang lain
BalasHapusPasang juga foto vagina kambing sapi dll jd jelas
BalasHapus